Mengenal Lebih Dekat

Informasi Tempat Perbelanjaan di Jepang

Selain sarana perdagangan yang ditekankan untuk menarik wisatawan asing, newsletter kali ini juga akan memperkenalkan gedung ataupun toko yang menjadi tempat perbelanjaan populer di Jepang yang wajib disinggahi.

●Chitose Outlet Mall Rera


Ini adalah outlet mall luar ruangan terbesar Hokkaido yang berlokasi di Chitose-shi, Hokkaido. Lokasinya mudah dijangkau saat menuju atau meninggalkan bandara, 10 menit dengan shuttle bus gratis (datang setiap 30 menit) dari terminal bandara internasional, dan 3 menit saja dengan berjalan kaki dari Stasiun Minami Chitose yang tidak jauh dari bandara. Selain menyediakan barang-barang dari 400 merek lebih yang dapat dibeli dengan harga outlet, tempat ini juga menyediakan beragam oleh-oleh.

Tempat perbelanjaan ini juga meningkatkan pelayanan bagi wisatawan asing dari berbagai negara, dengan menyediakan “free Wi-Fi Spot” tempat dimana para pengunjung dapat menggunakan Wi-Fi dengan cuma-cuma, “ruang sholat” yang pokok bagi para pengunjung muslim, dan baru dibangun pada September 2012 lalu, dan fasilitas-fasilitas lainnya.
●Premium Outlets Japan (Mitsubishi Estate-Simon Co., Ltd)


Ini merupakan pusat perbelanjaan terpopuler di Jepang yang terdiri dari outlet-outlet, di antaranya “Gotemba Premium Outlets” (Shizuoka) dimana Gunung Fuji terlihat menjulang di depan mata dan “Rinku Premium Outlets” (Osaka) yang berlokasi di pantai yang berseberangan dengan Kansai International Airport. Di sini Anda dapat menikmati berbelanja barang-barang dari merek Jepang hingga merek mewah yang terkenal di dunia, dengan harga diskon setiap hari.

Pada tanggal 19 April 2013 rencananya akan dibuka “Shisui Premium Outlets” dengan 121 outlet di Shisui-cho, Chiba-ken yang dapat dicapai dalam waktu 10 menit dengan mobil dari Bandara Narita, dan sekitar 50 menit dari Tokyo. Di dalamnya juga disediakan tempat penukaran mata uang asing, panduan informasi penerbangan, dan Wi-Fi gratis. Di dalam food court-nya tersedia ruang khusus untuk pengunjung yang berkelompok, sehingga Anda dapat menikmati santapan secara berkelompok.
Selain itu, di Sano (Tochigi), Tosu (Saga), Toki (Gifu), Kobe-Sanda (Hyogo), Sendai-Izumi (Miyagi), Ami (Ibaraki) juga terdapat Premium Outlets.
●Yodobashi Camera


Toko ini merupakan salah satu chain store barang-barang eletronik rumah tangga yang terkenal di Jepang. Saat ini, tidak terbatas pada barang-barang elektronik seperti kamera, barang-barang elektronik rumah tangga, ataupun komputer, toko ini juga menyediakan beraneka barang-barang seperti mainan, jam, game, dan lain sebagainya.
Terdapat 21 toko Yodobashi Camera yang berpusat di sekitar stasiun akhir di kota-kota besar.
●Don Quijote


Ini merupakan toko diskon lengkap yang buka dalam waktu yang lama hingga tengah malam. Toko ini penuh dengan segala jenis barang dari pakaian, perhiasan, barang-barang elektronik, bahan-bahan makanan, interior, dan lain sebagainya yang dapat dibeli dengan harga yang luar biasa murah. Karena banyak pengunjungnya merupakan orang asing, di Don Quijote di Shinjuku Higashiguchi, Ikebukuro dan juga Higashiguchi, Dotonbori, selain floor map bagian dalam toko, penunjuk setiap kategori pelayanan ataupun produk, serta informasi produknya juga ditulis dalam bahasa Inggris. Saat ini, jumlah keseluruhan toko yang ada di dalam grup seperti Don Quijote ataupun MEGA Don Quijote mencapai 251 toko, dan 226 di antaranya (per 6 Maret) melakukan pelayanan yang merespon pembebasan pajak.
●KIDDY LAND


    
Ini adalah toko mainan yang penuh semangat bermain, yang mengekspresikan dunia penuh mimpi dengan cara yang menyenangkan melalui pengembangan produk seperti pernak-pernik cantik, pernak-pernik karakter, mainan dan sejenisnya, dan selalu memiliki penemuan baru. “Kiddy Land Harajuku” yang merupakan flagship shop Kiddy Land, menjadi landmark jalan Omotesando, di Harajuku, dan juga merupakan basis penyebaran trend, tempat Anda mendapatkan penemuan baru setiap kali mengunjunginya.
Di sini juga dilengkapi dengan toko khusus karakter-karakter populer seperti “SNOOPY Town Shop” “Rilakkuma Store” “Hello Kitty Shop,” dan selain barang-barang yang sudah banyak tersedia, di sini juga dijual barang-barang yang terbatas, karena lokasinya yang berada di Harajuku, ruang khusus seperti ini dapat terealisasi.

Taman Bermain dan Museum dengan Karakter Populer

●Fujiko F Fujio Museum (Kawasaki-shi, Kanagawa-ken)


Ini adalah museum Fujiko F Fujio, seorang komikus yang terkenal dengan karya-karyanya seperti “Doraemon,” “Obake no Q-taro,” “Paaman/P-man,” dan lain sebagainya. Dengan adanya pameran gambar awal berbagai karyanya, teater yang memutar film pendek yang hanya dapat ditonton di sini, tempat untuk membaca komik dengan bebas, dan lain sebagainya, pengunjung diperkenalkan dengan dunia karya-karya Fujiko F Fujio. Di sini juga dilengkapi dengan cafe yang menyediakan menu yang berkaitan dengan karya-karya Fujiko F Fujio, dan juga toko yang menjual pernak-pernik asli. Tiket masuk hanya dapat dibeli minimarket “Lawson” di Jepang, dengan memilih tanggal dan jam kedatangan yang telah ditentukan pada saat pembelian.
●Fujikyu Highland atau Fuji-Q Highland (Fujiyoshida-shi, Yamanashi-ken)




Ini adalah taman hiburan yang membentang di kaki Gunung Fuji, dan populer dengan roller coaster berskala besarnya yang diakui oleh Guinness Book of Record, dan juga mesin-mesin lain yang penuh ketegangan dan membuat pengunjungnya berteriak. Di “EVANGELION: WORLD”, Anda dapat menikmati dunia dalam film animasi yang berjudul “Rebuild of Evangelion,” seperti pameran model 3-D Evangelion unit 01 dengan ukuran yang sebenarnya, pengalaman menaiki kokpit Eva, dan lain sebagainya.
Selain taman yang bertemakan Thomas and Friends, yaitu “Thomas Land,” wahana untuk merasakan menjadi pilot Gundam, yatu “Gundam Crisis,” taman hiburan ini juga dilengkapi dengan taman-taman yang bertemakan karakter-karakter populer lain seperti “Ham Ham Doki Doki! Oukoku!” taman bermain yang bertemakan Hamtaro dan teman-temannya ataupun “Ge ge ge no Youkai Yashiki Youkai Kobanashi (Ge Ge Ge Rumah Hantu Cerita Hantu),” di sini Anda dapat mendengar cerita Ge Ge Ge no Kitaro yang menakutkan. Selain itu, pada bulan Juli tahun ini akan dibuka tempat yang bertemakan karakter populer yang berasal dari Perancis, yaitu “Gaspard dan Lisa”

Acara dan Festival

Nikmati Keindahan Bunga Matahari dan Lavender di Hokkaido

lavenda

●Farm Tomita (Naka Furano-cho)

Foto disediakan oleh: Farm Tomita
Ini menjadi tempat bersejarah yang dikatakan sebagai asal wisata bunga lavender. Bunga lavender sedikit demi sedikit mulai berwarna pada akhir bulan Juni, dan saat yang paling tepat untuk menikmati keindahannya adalah pertengahan – akhir bulan Juli. Selain dapat mengunjungi pabrik penyulingan minyak dari bunga lavender, tempat mencium keharuman bunga lavender, dan lain sebagainya, di cafe yang ada di dalam kawasan ini, Anda juga dapat menikmati menu-menu asli yang memakai bunga lavender di dalamnya.
●Shikisai no Oka (Biei-cho)



Shikisai no Oka adalah kebun bunga yang membentang sekitar 7 hektar di bukit yang pemandangannya luas. Dari musim semi hingga musim gugur, puluhan jenis bunga bermekaran dengan indahnya, bunga lavender dapat dinikmati keindahannya mulai akhir Juni hingga awal Juli. Yang populer di sini adalah menikmati kebun bunga dengan santai sambil mengelilingi kebun ini dengan menaiki Norokko (bus traktor) ataupun cart (berbayar). Selain itu, peternakan alpaka (binatang berbulu tebal yang menyerupai llama) yang menggemaskan juga dibuka (berbayar).

Bunga Matahari

●Himawari no Sato atau Desa Bunga Matahari (Hokuryu-cho)
Di bukit landai dengan luas sekitar 23,1 hektar, sekitar 1.300.000 batang bunga matahari mekar dengan indahnya. Keindahan tersebut dapat dinikmati pada akhir Juli – awal Agustus. Pada “Festival Bunga Matahari” yang diadakan mulai akhir Juli hingga awal Agustus, rencananya akan ada labirin bunga matahari (2 tempat), pengoperasian kendaraan wisata yang bernama himawari (bunga matahari), dan juga acara-acara lainnya.

●Nayoro Himawaribatake/Kebun Bunga Matahari Nayoro (Nayoro-shi)
Hampir seluruh kota Nayoro seperti di Sun Pillar Park, Chiebun Kousei (MOA Nayoro Noujou/Pertanian Nayoro), Chiebun Shinonome, dan lain sebagainya diselimuti bunga matahari. Total luasnya adalah sekitar 70,9 hektar, dan total jumlah pohonnya adalah sekitar 6.637.000 batang pohon bunga matahari. Selain dapat mengelilingi tempat-tempat ini dengan sepeda sewaan, rencananya di sini juga akan diadakan stamp rally (pengumpulan cap untuk memenangkan hadiah tertentu).

Berita dan Topik-topik

Promosi Kunjungan ke Jepang “IS JAPAN COOL?” Season 3 Dimulai

”IS JAPAN COOL?” adalah promosi kunjungan ke Jepang yang diluncurkan perusahaan penerbangan Jepang ANA untuk menampilkan daya tarik Jepang yang baru. Website “IS JAPAN COOL?” memperkenalkan tempat atau budaya Jepang yang penuh daya tarik, dan meminta partisipasi para pengunjungnya untuk memilih, kemudian memberikan peringkat terhadap hasil pilihan tersebut. Season 3 ini dibuka untuk umum pada 12 Pebruari 2013 dengan konten-konten baru, yaitu “TRADITION” yang menampilkan Kyoto, dan “KAWAII” yang sekarang telah menjadi kata yang umum di dunia. Di website ini Anda akan dapat mengetahui “daya tarik Jepang” yang dicari orang asing dengan pemberian peringkat. Konten-konten yang sebelumnya telah diperkenalkan, yaitu “DISCOVER”, “TOKYO”, “OKINAWA”, dan “COSPLAY” masih dapat dilihat di website ini.

Setouchi Triennale (Festival Seni Internasional Setouchi) 2013 Dibuka pada 20 Maret 2013


Osamu Nakamura
Setouchi Triennale yang pertama diadakan pada tahun 2010, dan Setouchi Triennale 2013 kali ini menjadi yang ke-2 dengan tema “Seni dan Empat Musim di Laut Pedalaman Seto yang Mengelilingi Pulau.” Ini merupakan festival seni kontemporer yang ditampilkan dengan menjadikan pulau-pulau yang berada di sebelah timur Laut Pedalaman Seto yang diapit oleh Pulau Honshu dan Pulau Shikoku, sebagai panggungnya. Festival ini diadakan selama 108 hari, yaitu pada 3 musim, musim semi tanggal 20 Maret – 21 April 2013, musim panas tanggal 20 Juli – 1 September 2013, dan pada musim gugur tanggal 5 Oktober – 4 Nopember, di acara ini Anda dapat menikmati seni sambil merasakan 4 musim di Jepang.


*Akses
Dari Bandara Haneda ke Bandara Okayama dengan pesawat terbang sekitar 1 jam 20 menit, dari Bandara Okayama ke Stasiun Okayama dengan limousine bus sekitar 30 menit, dari Stasiun Okayama ke Stasiun Uno sekitar 45 menit via Stasiun Chayamachi, lalu ke Pelabuhan Uno 5 menit berjalan kaki, dari dari Pelabuhan Uno ke setiap pulau dengan kapal.

Tambah Seru

Tempat Wisata Berbintang Dua yang Baru Muncul di “Mechelin Green Guide Japan”

“Michelin Green Guide Japan” adalah buku panduan perjalanan wisata yang menilai tempat wisata di Jepang dengan memberikan peringkat bintang 1, bintang 2, dan bintang 3. Di dalam edisi revisi yang diterbitkan pada Pebruari 2013 diperkenalkan beberapa tempat terkenal yang baru mendapatkan peringkat bintang 2 yang berarti “tempat yang harus disinggahi.”
Semenanjung Miura (Kanagawa-ken)



Kanagawa Photo Library
Semenanjung Miura adalah semenanjung yang menjorok keluar di antara Teluk Tokyo dan Teluk Sagami di bagian tenggara Kanagawa-ken. Tempat ini memiliki berbagai kekayaan alam dan sejarah dengan akses yang mudah dicapai, yaitu sekitar 1 jam dengan kereta api dari pusat kota, dan sekitar 30 menit dari Stasiun Yokohama. Semenanjung ini penuh dengan tempat-tempat indah ataupun tempat-tempat terkenal seperti Pantai Miura, serta pantai-pantai lainnya yang bertebaran di berbagai tempat seperti di Zushi dan Hayama, Yokosuka yang menyampaikan sejarah pembukaan negeri Jepang dan akhir keshogunan, Kamakura atau ibukota kuno Jepang tempat dimana Minamoto no Yoritomo memulai keshogunan pada abad ke-12, matahari sore yang indah yang dapat dinikmati di Inamuragasama (Kamakura), Chojagasaki (Hayama), dan lain sebagainya. Daya tarik lainnya adalah kenikmatan bahan-bahan makanan seperti hayamagyu, yaitu daging wagyu jenis Japanese Black yang dihasilkan di Semenanjung Miura, ikan tuna yang diproses di Pelabuhan Misaki, dan lain sebagainya.
Pulau Jogashima (Kanagawa-ken)
Pulau Jogashima berada di ujung selatan Semenanjung Miura. Di pulau kecil dengan keliling sekitar 4km dan terdiri dari berbagai strata (lapisan tanah atau batuan sedimen dengan karakter berbeda-beda) ini, Anda dapat melihat batu karang miring yang dihasilkan oleh pergeseran kerak bumi yang sering terjadi, ataupun “uma no sedoumon (pintu gerbang punggung kuda)” yaitu batu karang berbentuk aneh yang dihasilkan oleh angin, hujan, dan gelombang dalam waktu yang sangat lama. Kawanan besar burung pecuk Jepang (Japanese Cormorant) yang dapat diamati dari tempat observasi, ataupun panorama laut yang menakjubkan juga tidak boleh terlewatkan.
Amanohashidate (Kyoto-fu)
Sesuai dengan arti namanya, yaitu jembatan langit, Amanohashidate dinamakan demikian karena bentuk pantai berpasir yang memisahkan Teluk Miyazu dan Laut Aso yang terlihat seperti jembatan menuju langit. Pemandangan sangat indah dari sekitar 8.000 batang pohon cemara rimbun yang terbentuk di lidah pasir sepanjang 3,6 km ini merupakan salah satu dari 3 pemandangan terindah di Jepang bersama dengan Matsushima (Miyagi-ken) dan Miyajima (Hiroshima-ken). Jika ingin menikmati panorama Amanohashidate secara keseluruhan, Anda dapat pergi ke Kasamatsu Koen (Taman Kasamatsu) yang berada di dataran yang tinggi ataupun Amanohashidate View Land. Anda pun dapat menaiki kapal wisata dan menikmati keindahan deretan pohon cemara dari atas kapal, ataupun menyusurinya dengan sepeda sewaan atau berjalan kaki.
Pemandangan di Tango (Kyoto-fu)
Tango adalah tempat yang berada di bagian paling utara Kyoto-fu, dan menghadap Laut Jepang. Di sini juga terdapat Amanohashidate, salah satu dari 3 pemandangan terindah di Jepang. “Ine no Funaya” adalah deretan bangunan yang terdiri dari sekitar 230 bangunan yang lantai pertamanya merupakan garasi perahu, sedangan lantai keduanya merupakan ruang keluarga, bangunan tersebut berderet seperti mengelilingi Teluk Ine. Pada saat pasang, tempat ini diselimuti suasana fantastis dimana rumah perahu tersebut terlihat seperti mengambang di laut.

Selain Pantai Kotohiki yang terkenal dengan bunyi berdecit yang dihasilkan saat kaki kita menginjakkan pantai berpasirnya, di San’i Kaigan Geopark dimana pantai-pantai yang indah sambung-menyambung, banyak bertebaran tempat terkenal yang alam ataupun budayanya tetap hidup sejak dulu hingga kini, seperti Tateiwa di Tango dengan batuan basal monolitik berbentuk joint columnar (seperti batang) yang menjulang, Tango Matsushima yang pemandangannya mirip dengan pemandangan Matsushima (Miyagi-ken), dan lain sebagainya. Selain itu, Tango juga merupakan gudangnya bahan makanan yang dihasilkan oleh alam yang kaya, selain dari hasil laut seperti kepiting, ikan buri (Japanese Yellowtail, nama ilimiah: Seriola quinqueradiata), ada juga beras varietas koshihikari produk Tango, dan lain sebagainya.

Kinosaki Onsen (Hyogo-ken)
Menurut cerita warga setempat, Kinosaki Onsen pertama kali ditemukan oleh seorang pendeta yang bernama Douchi-Shounin sekitar 1.300 tahun yang lalu. Di sepanjang sungai Otani yang mengalir di pusat kota onsen ini, berderet pohon yanagi (pohon dedalu atau willow three) dan penginapan yang terbuat dari kayu, sehingga Anda dapat menikmati suasana tempat pemandian elegan yang ada sejak dulu. Naoya Shiga, seorang penulis Jepang sering mengunjungi tempat ini, bahkan diketahui pernah menulis buku yang berjudul “Kinosaki Ni Te (di Kinosaki)”. Berganti pakaian dengan yukata (sejenis kimono yang dibuat dari kain katun tipis), dan berkeliling mencoba-coba 7 sotoyu (tempat pemandian umum) yang bertebaran di sepanjang sungai disebut “sotoyu meguri,” juga menjadi salah satu daya tarik Kinosaki Onsen.